Editor Thank's buat kamu karena udah berkunjung ke gubuk kami ini, saya Founder sekaligus Editor website ini, semoga konten yang kamu ulik disini bisa bermanfaat :)

Cara Membuat dan Menambah User Baru di Linux

Published on:

Cara Menambahkan user baru di Linux

Cara Membuat dan Menambah User Baru di Linux – Apakah kamu ingin membuat dan menambah user baru di Linux seperti Ubuntu, Debian, Mint namun belum tahu caranya? Untuk mengelola user di Linux dengan menggunakan perintah di terminal tidak diragukan lagi ini merupakan aktifitas yang keren dan butuh ketelitian juga. Dan bagi kamu yang pemula, menambahkan user baru adalah seperti sesuatu yang sangat sulit.

Nah, Berikut cara menggunakan perintah useradd di Linux, yang memungkinkan kamu membuat user baru dengan cepat dari terminal kamu.

Perbedaan Perintah useradd dan adduser?

Kita harus mengenal perbedaan penting antara kedua perintah ini, Pertama useradd merupakan seuah perintah default yang disediakan dalam paket OS Linux dasar sedangkan adduser hanyalah sebuah perintah lain untuk useradd.

Perintah useradd di Linux ini merupakan perintah standar yang digunakan untuk menambahkan sebuah user baru. Namun di sebagian besar distribusi Linux malah menggunakan perintah useradd, seperti yang banyak diketahui jika Ubuntu memiliki perintah adduser untuk mengelola user-user ini.

Pada distribusi seperti Ubuntu sudah ada perintah adduser perintah baru dimana perintah ini terhubung dengan perintah default useradd melalui link simbolik. Tautan simbolik merupakan file yang menyimpan banyak referensi perintah dari file lain di sistem Linux kamu.

Menambah User Baru di Linux
Menambah User Baru di Linux

Mungkin kamu bisa juga menganggap bahwa perintah useradd dan adduser adalah perintah yang sama tetapi hanya beda pada nama saja. Untuk kamu ketahui bahwasanya perintah useradd hanya digunakan pada distribusi berbasis Arch sementara itu adduser digunakan di Ubuntu saja.

Pengguna/User Standar dan Tinggi

Sebelum membuka konsol terminal di Linux, kamu harus mempelajari tentang jenis user-user bary yang dapat kamu buat di Linux. Di bawah ini terdapat tiga tipe user dasar pada sistem Linux, yaitu:

  1. Administratif (Root) 
  2. Reguler 
  3. Layanan 

Disini setiap user atau pengguna punya izin khusus dan beberapa perintah yang dapat mereka jalankan sendiri. 

Contohnya saja seperti ini, sistem Linux akan membuat user root secara otomatis pada saat kamu menginstal Linux di komputer. Nah, User ini memiliki izin yang terhubung dengan semua tugas sistem dan layanan administratif di sistem Linux. User-user ini juga dapat menghapus file sistem, menginstal paket baru, membuat user baru, atau menghapus user yang sudah ada, dan masih banyak lagi.

Namun di sisi lain, user biasa hanya memiliki izin untuk menjalankan tugas standar saja pada sistem. User biasa ini bisa melakukan tugas-tugas sederhana seperti menyalin file dengan perintah cp , browsing di internet, dan bermain game. Para user ini mungkin atau tidak memiliki direktori utama “home” sendiri untuk menyimpan file di Linux.

Pada sistem operasi Linux, setiap aplikasi didalamnya memiliki akun dan layanannya sendiri yang disediakan untuk user-user biasa. User layanan ini diberikan izin dengan aplikasi tersebut. Kamu juga dapat memberikan hak/izin khusus lain kepada user dengan mereferensikan setiap user dengan ID Pengguna (UID) -nya.

Menambah User Baru di Linux
Menambah User Baru di Linux

User standar merupakan user yang dibuat otomatis saat kamu melakukan instalasi sistem baru, sementara untuk user yang lebih khusu, mereka memiliki beberapa izin tambahan sendiri. User yang lebih tinggi biasanya memiliki otoritas atau hak mengelola yang lebih tinggi juga daripada pengguna biasa karena hak istimewa yang diberikan.

Cara Menambah atau Membuat User Baru di Linux

Perintah dengan Useradd merupakan salah satu perintah paling ampuh dan sering di gunakan yang disediakan di Linux. Dan perlu dicatat bahwa hanya administrator saja yang dapat membuat suer baru di suatu sistem. Berikut sintaks default dari perintah useradd.

useradd [options] username

Kedua-duanya yaitu useradd dan adduser mempunyai penulisan sintaks dan pilihan yang sama. Jika kamu menggunakan distribusi linux yang menggunakan perintah adduser, cukup mengganti nama perintah saja sudah beres.

Kamu bisa membuat user baru di Linux dengan perintah dibawah ini.

useradd muo

1. Membuat Password Untuk User Baru Linux

Pada saat kamu menambahkan dan membuat sebuah user baru di Linux, statusnya user ini terkunci jadi, tidak ada yang bisa mengaksesnya. Untuk membuat user ini bisa di lihat dan di akses, cukup kamu buatkan sebuah password untuk pengguna yang baru dibuat. Kamu juga dapat membuatnya hanya dengan menggunakan perintah passwd .

passwd muo

Selanjutnya, setelah kamu menekan tombol Enter , ketik sebuah password yang ingin kamu tetapkan kepada user ini. Pada saat kamu mengetik password ini, kamu tidak bisa melihatnya di konsol terminal, jadi hanya berupa petik (*) saja, ini merupakan “cara Linux” untuk melindungi user dari kebobolan password user mereka.

Nanti pada sistem akan terdapat sebuah File “etc / passwd” dimana disana menyimpan semua informasi yang berhubungan dengan password user di sistem. Uniknya kamu juga bisa memeriksa file tersebut dengan mengetikkan perintah nano / etc / passwd di konsol terminal.

2. Membuat User Baru Dengan Direktori Home Berbeda

Ketika kamu membuat user baru di sistem Linux, secara default mereka akan berada di direktori home baru. Nama direktori ini juga akan sama dengan nama pengguna dari user baru tersebut. Nah, bila kamu ingin user baru tersebut mempunyai direktori home dengan nama yang berbeda, gunakan atribut flag -d pada terminal seperi di bawah ini.

useradd -d home/somedirectory/muohome muo

Atau jika kamu agar user baru tidak mempunyai direktori home baru saat ditambahkan, kamu dapat menggunakan atribut flag -M pada terminal seperti ini.

useradd -M muo

3. Membuat User Baru Dengan UID Kustom

Untuk jenis UID atau ID user secara otomatis akan ditetapkan kepada user baru. UID ini hanya disediakan di bawah 500 buat administrator serta user yang super. Jika kamu mau membuat user biasa pertama kamu, sistem Linux akan menjadikan dia user UID 501.

Untuk mengubah UID standar sistem ini, gunakan perintah -u flag pada perintah useradd.

useradd -u 605 muo

4. Menambahkan User ke Grup

Sistem Linux memberi kita cara untuk menentukan dengan kelompok atau grup user-user ke dalam sebuah kategori yang sama. Misalnya gini, kamu bisa menambahkan semua administrator dan superuser ke nama grup user “admin“. Jadi kamu tentunya bisa menambahkan juga seperti grup “editor” untuk memasukan semua user untuk editor video, gambar, dan audio.

Untuk menambahkan user ke sebuah grup, kamu bisa menggunakan perintah -G dengan perintah yang default seperti dibawah ini.

useradd -G admins

Atau mungkin kamu ingin menambahkan satu user ke beberapa grup secara langsung, cukup ketikkan nama grup dan pisahkan dengan sebuah koma.

useradd -G admins,editors,owners muo

Bila kamu menggunakan sistem operasi Ubuntu, perhatikan dulu, untuk menambah atau membuat serta menghapus pengguna (user) dari grup di sistem Ubuntu tidak sama dengan cara seperti di distribusi lain.

Membuat User Baru Linux Dengan GUI

Terkadang bagi pengguna pemula Linux, mengatur user-user dengan menggunakan kode-kode di atas merupakan sesuatu yang sulit dan membingungkan, tetapi jangan khawatir karena kebanyakan distribusi linux bisa untuk menambahkan user baru dengan pengaturan pengguna grafis yang mudah. kamu bisa mengartur user-user ini dengan manajemen user di Pengaturan Sistem.

Begini caranya, pada Ubuntu buka Pengaturan> Detail> Pengguna> Buka Kunci . Ketik password root jika kamu belum pernah melakukannya. Disini kamu akan melihat banyak opsi yang kamu butuhkan terkait dengan manajemen user. Untuk kamu pengguna KDE, silahkan buka Pengaturan Sistem dan kemudian klik Manajer Pengguna.

Mengelola User-user di Linux

Membuat atau menambahkan user baru adalah langkah dasar saat kamu menjalankan Linux, tetapi ini juga penting untuk kamu pelajari saat memakai mesin Linux. Entah itu pada komputer pribadi hingga pad server berbasis Linux yang memiliki banyak perintah kompleks.

Ref : Muo.com

Editor Thank's buat kamu karena udah berkunjung ke gubuk kami ini, saya Founder sekaligus Editor website ini, semoga konten yang kamu ulik disini bisa bermanfaat :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *